Hari di mana dari Anna, Amira tahu jika Halim membawa Kikan dan Felora ke rumah mereka, lalu sebuah video yang ia terima berupa Felora yang dengan manis memperkenalkan diri pada semua orang, buat hati Amira berdesir hangat. Gadis kecil itu mencuri perhatian semua orang, bahkan Amira yang tidak melihatnya secara langsung. Kecewa kalah oleh naluri seorang Ibu, ia pun merindukan putranya yang sudah lama tidak pulang. Amira biasanya menyambut Halim dengan rindu, karena batas yang ada buat ia menahan diri untuk melakukannya. Halim melakukan sebuah kesalahan yang pernah ia maupun Kaflin duga, ada ketakutan dalam hatinya, hanya ia sendiri yang tahu rasanya, apa yang ia cemaskan. Amira menarik napas dalam-dalam, meletakan ponselnya sambil menyeka air matanya. Kemudian ia bangun, berjalan kelua