Perintah Kencan

2133 Kata

Hari pertama terbangun di rumah keluarga suami, Kikan terbangun dengan perasaan yang baik, matanya langsung menemukan Felora yang tertidur di tengah-tengah mereka. Halim disisi lainnya, tidur miring. Entah jam berapa suaminya masuk kamar, Kikan sudah tidur lebih dulu, seingatnya Halim diajak bicara dengan Ayah. Kikan tahu pasti banyak yang ingin Halim bicarakan dengan Ayah dan Bunda setelah terpisah jarak. Kikan bergerak, mengusap kepala putrinya, memberi ciuman di puncak kepalanya, tangan lain mengusap pipi Halim. Hanya sentuhan lembut, sebentar. Felora juga terlihat mulai beradaptasi. Senang berada di sana. Mudah dekat pasti karena memang penerimaan baik Ayah dan Bunda. Kikan memilih bangun lebih dulu. Terbiasa mandi sebelum memulai rutinitas, apalagi ia berada di rumah mertuanya. Ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN