“Bapak datang lagi?” Tanpa sadar pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Raline, padahal seharusnya ia tidak perlu heran lagi karena kehadiran Noe di unitnya sudah jadi sesuatu yang pasti. Tidak ada hari yang terlewat tanpa Noe mendatangi unitnya sejak pria itu tahu soal kehamilan Raline. “Kamu merasa terganggu dengan kedatangan saya?” tanya Noe hati-hati. “Bukan terganggu, Pak.” Cepat-cepat Raline menggeleng, sadar kalau ucapannya tadi mungkin saja menyinggung perasaan Noe. “Cuma khawatir kalau ada yang lihat.” Jawaban Raline membuat Noe tersenyum lega. “Kalau itu tidak usah khawatir, Ral. Saya selalu berhati-hati setiap kali mau ke sini. Lagi pula, andai ada yang lihat pun sebenarnya buat saya tidak masalah.” Kalimat terakhir Noe membuat Raline berkedip cepat. “Apa untuk k

