"Ral, lo kenapa?" Diana bertanya panik saat menemukan Raline tengah duduk sendiri di sudut taman berbeda yang jauh dari keramaian. Sementara anak-anak tim desain yang lain tengah asyik berkumpul sambil memasak berbagai olahan makanan di atas bakaran, Raline malah menyendiri. Diana sudah merasa curiga saat melihat temannya itu tiba-tiba pergi di tengah-tengah kesibukannya membantu Dani dan Rian membakar sate, tetapi ia masih diam saja. Namun, ketika sudah hampir setengah jam berlalu dan Raline tidak kunjung kembali, Diana tidak bisa membiarkannya lagi. Raline menoleh terkejut, kemudian langsung menggeleng pelan. "Gapapa." "Jangan bohong!" desis Diana geram. "Bener, Na." Diana berdecak sebal. "Kalo gapapa, ngapain diem sendirian di sini?" "Panas di sana, Na," dusta Raline. "Panas?"