Siang harinya, keluarga Tatak makan siang bersama dengan suasana canggung. Tatak dan Tsania lebih banyak diam dan sesekali melirik ke arah Mi. Ita sama sekali tak berani melihat Mi. Mi sendiri? Cuek habis dan nggak peduli dengan ketiga orang di depannya. Selama makan siang juga, mereka berempat lebih banyak diam. Biasanya meja makan yang rame dengan celotehan juga jadi tenang sekali. Dan Mi suka itu. "Mi, habis ini Om mau ngomong," kata Tatak pelan ke arah Mi. Tsania melirik ke arah Tatak sejenak lalu menundukkan kepalanya. Ita melihat Tatak dengan tatapan aneh tapi tak berkata apa-apa. Mi hanya menganggukkan kepala dan menjawab pendek, "iya Om," kata Mi. ***** "Jadi gitu ceritanya Mi. Om minta pengertianmu. Kamu kan sudah SMA, harusnya bisa berpikir lebih dewasa dan terbuka," ka