Belum Bisa

1250 Kata

“Saya fikir kamu ngga akan datang karna udah telat dua jam.” Baru tubuhnya masuk ke dalam, Bian sudah menegurnya. Walaupun begitu sebetulnya Keyra memaklumi, tetapi untuk ceritakan alasan rasanya tidak mungkin. Lagipula ketelatan Keyra bukankarena sengaja, melainkan Rafael yang tidak kunjung pulang. Pria itu berdalih ingin menemani. Dan Keyra pun tidak menolak. Alhasil ya sudah, mereka banyak mengobrol. Tanpa mengatakan apapun Keyra duduk di sofa. Tatapan Keyra langsung tertuju kepada Bian yang masih berdiri. Demi apapun Keyra masih belum siap mengatakan kalau saat ini dirinya sedang hamil. Walaupun memang belum pasti, tapi kalau benar bagaimana? Bagaimana caranya dia memberi tahu pria itu? apa pria itu akan bertanggung jawab? Keyra rasa tidak. Karena dia sadar diri, posisi dirinya hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN