--- Keindahan dalam sebuah hubungan, --- Hanya bisa diraih, --- Ketika kita mencoba bersyukur, --- Dan menerima apa adanya. *** Lila membuka mata dan menatap kamarnya, lagi-lagi dia berada di dunianya yang kedua, Lila menyebut dunia kedua karena dia bahkan masih merasa disorientasi akan kehidupannya. Ya bingung sebenarnya yang mana yang nyata? Ataukah keduanya justru hanya Delusi yang diciptakan dari otaknya saja? Lalu dimanakah dirinya yang seharusnya berada? Kehidupan seperti apa yang sesungguhnya dia jalani. Atau dia hanyalah sosok hampa yang tak punya kehidupan? Pertanyaan itu membuat kepalanya berdenyut sakit sekali. Hingga ibunya masuk dan bertolak pinggang sambil menggeleng memperhatikan putrinya yang masih berbaring di ranjang. "Bukannya mandi siap-siap! Sudah jam berapa