Tiga Tahun Kemudian “Selamat Pagi.” Sapa Keisya pada teman rekan kantornya yang sudah lebih dahulu datang dari padanya. Para rekan kerjanya membalas sapaan yang dilakukan oleh Keisya itu. Sudah tiga tahun berlalu banyak hal yang berubah dari Keisya. Kalau dulu ia tak ramah maka kini sangat berbeda. Keisya sangat ramah kepada siapapun. Jikalau Keisya dulu tak peduli dengan sekitar maka kini juga berbanding terbalik ia sangat peduli dengan yang ada di sekitarnya. Bukan hanya itu saja yang berubah dari Keisya, tidak hanya sikap yang berubah. Dimulai dari cara bicara, pola pikir bahkan penampilan saja Keisya sangat berubah. Kalau dulu Keisya terkesan cuek akan penampilannya bahkan cenderung tomboy tapi kali ini Keisya sangat feminim. Ia layaknya seorang wanita dewasa yang berpenampilan san