Rafly semakin senang menggoda Dira ia menaik nurunkan kedua alisnya dan melangkah maju agar dkekat dengan Dira. "Mau apa?!" tanya Dira dengan raut wajah ketakutan dan mundur perlahan ke belakang. "Kenapa? Kamu takut, Dira?" goda Rafly kembali. "Bu -bukan takut tapi belum siap," ucap Dira gugup. Rafly semakin mendekat dan menunjuk jari telunjuknya ke arah Dira. "Ohh ... Jadi gak takut. Cuma belum siap? Aku buat kamu siap ..." ucap Rafly sambil tersenyum penuh misteri. "Eh ... Gak bisa. Dira masih sekolah. Dira gak mau hamil," ucap Dira lagi. "Hmmm ... Memangnya aku mau bikin kamu hamil?" ucap Rafly terkekeh. "Mau apa lagi? kalau deket -deket?" ucap Dira etengah berteriak. "Ssttt ... Jangan teriak. Nanti dikira aku sedang membuat kamu tidak nyaman," ucap Rafly memberikan nasehat. "

