Dira berlari sangat kencang masuk ke dalam. Ia sudah hapal diaman biasanya Mama Ayu di rawat. Tapi tidak ada. Dira mencari keberadaan Mama Ayu namun tetap tidak ketemu. Rafly mengejar Dira dan menarik tangan Dira. Ia menatap wajah Dira yang penuh dengan air mata. "Dira ... Mama kamu tidak ada disini," jelas Rafly dengan cepat. "Dimana? Mama Dira dimana?!" teriak Dira kesal sendiri. Rafly tak menjawab. Ia mendekati Dira dan mengusap wajah Dira yang penuh dengan air mata. "Kalau mau ketemu Mama, kamu gak boleh menangis begini. Nanti Mama sedih," ucap Rafly begitu lembut. Rafly menggandengan tanagn Dira yang begitu dingin menuju ke arah ruang ICU. Seluruh tubuh Dira berdesir melihat tulisan ruang ICU. Rafly mengajak Dira menatap Mama Ayu dari arah luar. "Itu Mama Ayu, Dira. Kita per

