Nadira menunggu jawaban Rafly yang tak kunjung menjawab pertanyaannya. Rafly malah terlihat sedang memandangi hal lain untuk menghilangkan rasa gugupnya. "Kak? Denger Dira ngomong?" tanya Dira lagi. "Eh ... Tadi tanya apa? Oh ya, Mama kamu gimana? Tadi, Umi sama Abi cerita kalau Mama kamu di bawa ke rumah sakit." Rafly sengaja mencari tema pemvbicaraan yang lain agar Dira tak mengulang pertanyaannya. "Ummm ... Dira juga ga tahu," ucap Dira lirih kemudian memandangi pintu ruangan dimana Mama Ayu sedang di rawat. Rafly ikut menatap ke arah yang di tatap Nadira. Gadis remaja itu benar -benar terlihat sadangt sedih dan begitu terpukul. "Kamu ga tanya ke dokter?" tanya Rafly lagi. "Udah. Tapi di suruh nunggu. Kayak da ang ditutup gitu," ucap Dira lesu. "Kamu kelihatan capek. Kalau mau

