33

1042 Kata

Lova dan Rey saling menatap dengan lekat. Lova menjadi gadis yang kehilangan arah. Gadis yang butuh perhatian, haus akan kasih sayang dan ingin dimengerti. Kedua tangan Lova yang telah melingkar dibelakang leher Rey. Rey sendiri begitu kaget dengan tingkah laku spontan tunangannnya ini. "Aku mencintaimu, Lova," ucap Rey dengan suara lirih sekali. Lova masih menatap wajah Rey dengan sangat lekat. Tanpa sadar, Lova mendekatkan wajahnya ke arah wajah Rey. Wajah mereka semakin dekat dan ujung hidup mereka sudah menempel. Malam itu begitu sunyi dan senyap. Tidak ada lalu lalang mobil atau motor yang kebetulan berpapasan dengan mobil mereka. Tubuh Lova rasanya berdesir hingga ke arah ubun -ubun. Aroma wangi Rey semakin kuat menyeruduk indera penciumannya. Entah apa yang mendorong Lova hing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN