Sela sudah kembali ke dapur. Ia sedang membuatkan minuman segar khusus untuk menantu imutnya. Sedangkan Rey baru datang dari kamar tidurnya yang ada di lantai dua. Ia melihat Lova hanay berdiam diri dan memberikan sebuah buku yang ternyata novel untuk anak muda. "Ini buat dibaca biar gak bete ..." ucap Rey yang kemudian duduk di samping Lova. Lova menerima novel itu dan membaca sekilas judulnya yang terlihat lucu. Kenapa mirip dirinya dan Pak Rey. Lakinya tinggi kurus langsing banget dan perempuannay pendek tapi imut, menggemaskan dan sangat lucu. Persis seperti dirinya. "Atau mau baca dikamar? Di kamar aku boleh kok, sambil nunggu mama selesai masak," titah Rey pada Lova. "Hmmm ... Masa di Kamar Pak Rey sih? Kamar cowok itu. Gak baik," ucap Lova berbisik. "Terus kenapa kalau kamar co

