Tiga Puluh Tiga

1677 Kata

Shiren menjemput Ellea berangkat kerja, Kenzi hanya menatap mobil itu yang pergi meninggalkannya. Pagi ini Ellea benar-benar menjadi seorang yang pendiam. Dia tak menyapa Kenzi sama sekali. Hatinya terlampau sakit. Kenzi tak memberi alasan apa-apa, tentang mengapa dia harus menggugurkan kandungannya? Karena sumpah demi apa pun Ellea akan tetap mempertahankannya, tak sampai hati membunuh janinnya sendiri. Dia merasa bisa merawatnya seorang diri. Toh selama beberapa tahun pun dia merawat dua anaknya seorang diri dan dia tak masalah. Dari pada dia dihantui rasa bersalah karena membunuh darah dagingnya sendiri yang seharusnya dia pertahankan. Shiren memberikan Ellea sari kacang hijau kemasan. Ellea segera menyeruputnya. “Thanks,” ucap Ellea. “Katanya bagus untuk kehamilan,” ucap Shiren

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN