Lagi - lagi Clara menggeleng, “Hanya alergi. Bawa aku pulang.” Ucapnya, dan setelah itu mata Clara terpejam. Alerginya benar - benar kambuh. Lucas mengangguk dan membiarkan wanita itu terdiam dengan mata terpejam. Clara bilang alergi? Baiklah, dia akan membawanya pulang, tapi ~ Lucas melirik Clara yang tampak tertidur, atau mungkin gadis itu pingsan. Tapi dirinya tidak tahu dimana letak Flat yang Clara sewa. Clara pingsan. Lucas terpaksa membawa wanita itu ke apartemennya. Jam sudah menunjukkan pukul tujuh ketika dokter yang pria itu panggil datang ke tempat tinggalnya. “Bagaimana keadaannya?” Tanya Lucas ketika perempuan tiga puluh tiga tahun itu selesai memeriksa tubuh Clara yang terbaring tidak sadarkan diri di atas ranjang. “Tidak apa - apa. Hanya demam dan ~” Wanita bernama H

