71. Ngambek

2289 Kata

Davka’s POV Ara benar-benar marah. Sejak turun dari mobil, dia langsung masuk rumah tanpa mengatakan sepatah kata pun. Wajahnya bahkan terus ditekuk dan tampak sangat kesal padaku. Aku sudah berusaha menjelaskan, tetapi Ara tidak mau mendengarkan. “Sayang, Mas bisa jelasin semuanya. Dengerin Mas dulu,” ujarku begitu Ara keluar dari kamar mandi setelah berganti pakaian. Sial! Kenapa di saat begini, Ara malah mengenakan baju tidur terusan yang pendek itu? “Jangan kaya anak kecil gitu. Dengerin Mas—“ “Enggak ada yang nyuruh Mas buat nikahin anak kecil!” ketusnya pelan, tetapi penuh penekanan. “Waktu itu Mas enggak bermaksud buat bohong—“ “Tapi Mas Davka udah terlanjur bohong. Aku ingat lho, Mas, waktu itu aku nungguin Mas Davka pulang sampai jam sembilan lewat. Mana di luar lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN