Anna pergi menggunakan mobil bersama supir, hal yang tidak Dewa prediksi sama sekali. Pria itu pun menghela nafas berat ketika mobil yang Anna tumpangi sudah menghilang dari pandangannya. Dewa lantas menyugar rambutnya dengan frustasi, tak habis pikir bila masalahnya akan menjadi serunyam ini. Dewa pun segera mengambil kunci motor yang ada di garasi, namun sebelum itu ia segera menuju kamarnya untuk mengambil jaket. Dewa harus berpikir secara dingin untuk menghadapi Anna nanti, ia tak boleh sampai terbawa emosi. Sekarang yang paling menjadi prioritasnya adalah Anna bukan siapa-siapa. Mengenai soal Sri, Dewa akan membicarakannya lagi dengan Anna nanti, pelan-pelan Anna pasti bisa mengerti jika Dewa sudah menganggap Sri sebagai keluarga. Dewa tak pernah menaruh perasaaan sedikitpun kepada

