"Pak Reyhan, sebelum aku kembali ke kamar ... bolehkah aku bertanya tentang satu hal lagi?" tanya Renata sangat hati-hati. "Silakan. Mau tanya apa?" "Tentang Pak Tarna atau istrinya. Itu artinya, kan, mereka tahu keberadaan kita di sini," ucap Renata. "Maksudku ... apa mereka bisa dipercaya sepenuhnya dan nggak akan membocorkan keberadaan kita pada media?" "Mereka orang kepercayaan papa selama bertahun-tahun. Seharusnya mereka bisa dipercaya," jawab Reyhan. "Lagian akses komunikasi sedang terputus." "Kalau begitu aku agak lega sekarang. Saat mengingat bahwa keberadaan kita di sini sebetulnya rahasia ... aku mendadak kepikiran Pak Tarna dan istrinya. Bukankah bahaya kalau keberadaan kita sampai ke telinga media? Itu sebabnya aku bertanya langsung pada Pak Reyhan." "Karena papa memilih