Kesepakatan dan Endusan Cungpret

1906 Kata

Keyra menghela nafas panjang mendengar nada pertanyaan dan wajah bingung Ryandra. "Mas, duduk aja gih nanti kamu pegel." Ryandra menghela nafas panjang dan mengikuti apa yang Keyra ucapkan. Ryandra beranjak dari posisinya dan kembali ke kursinya sambil memandang Keyra lekat-lekat. Mencoba membaca isi kepala Keyra namun ia gagal melakukannya. Ryandra tidak mengerti apa maksud Keyra. Bukankah akan lebih baik kalau semua kembali ke awal. Keyra kembali ke Algantara, selain mereka semakin dekat, Ryandra dan Keyra pun akan sama-sama tenang karena mereka tau aktivitas satu sama lain. Setidaknya itu pemikiran Ryandra. Di sisi lain, Keyra paham Ryandra bingung namun waktu mereka tidak banyak lagi, Keyra mengecek jam yang melingkar ditangannya, jam makan siang hampir selesai. "Kita bicarain ini na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN