"Apa kau sakit?" tanya Christian Li sembari menatap Aileen sedang mengoleskan kirim kulit di dadanya. Krim yang dioleskan Aileen di tubuh Christian itu untuk meredakan rasa gatal dan kemerahan akibat alergi. "Ti-tidak," jawab Aileen tanpa berani menatap Christian. Sejak tadi, pria itu terus menatapnya, membuatnya jadi gugup, apalagi posisi keduanya sangat dekat. "Lalu kenapa sejak tadi wajahmu memerah dan tanganmu terus gemetar?" Tidak hanya itu, Christian bisa merasakan jemari kurus Aileen terasa sangat dingin ketika bersentuhan dengan kulitnya. "Itu karena ..." Itu karena dia merasa malu ketika mengingat kejadian di kamar mandi tadi. Tubuhnya hampir polos dan Christian Li terus memandanginya tanpa berkedip, membuatnya menjadi malu. Apalagi, dia harus menggosok seluruh tubuh Chris