235

1056 Kata

Rio berlari tunggang langgang ke arah belakang gedung sekolah tempat geng Elang berkumpul selain di meja khusus yang ada di kantin. "Bos, cewek j****y itu sama cowok tangan besi itu di panggil ke ruang Ketua Yayasan. Gimana ini? Sepertinya, cewek j****y itu serius akan emlaporkan kita. Lo tahu kan Pak radit kayak apa?" ucap Rio mendesah gelisah. Novan yang duduk di atas balai -balai tetap bersandar santai di dinding yang terasa semakin dingin. Tatapan Novan tak terarah ke arah depan. "Ngapain mesti takut sih? Santai aja kali," ucap Novan seketika membuat semau teman -temannya merasa lega dan tenang. Padahal Novan begitu khawatir sekali. "Lo yakin bisa tenang?" tanya Rio menyelidik. Novan menatap Rio dengan tatapan tajam. "Lo gak percaya sama gue?!" tanya Novan dengan kedua mata me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN