185

2698 Kata

Dara dan Puspa menunggu pesanan batagor sambil duduk di kursi kayu panjang yang ada di sana. "Kalau aku lihat, kamu suka juga sama Kak Dimas, Ra?" ucap Puspa. Dara tersenyum manis lalu menjawab singkat dan jelas, "Kagum aja. Gak lebih." Wajah Dara tak bisa berbohong, selain kagum, dara juga pasti menyukai Dimas. Gadis mana yang menolak pesona ketos yang begitu baik dan perhatian. "Yakin? Kak Dimas itu baik lho," puji Puspa pada Dara. Puspa menatap Dara lalu terkekeh sendiri. "Kok aku curiga sih. Kamu selalu nyuruh aku untuk dekat sama Kak Dimas? Kamu aja yang deketin Kak Dimas," titah Dara tertawa. "Kak Dimas sukanya sama kamu, Dara," ucap Puspa sambil menerima pesanan batagor di piring kecil. Puspa memberikan satu piring kecil berisi batagor pada Dara. "Makasih Puspa," ucap Dara si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN