218

1103 Kata

Dua tamu penting Rey sudah masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa ruang tamu. Kedua mata Radit masih terus mengekor pada dua lelaki paruh baya yang Rey bilang sebagai penghulu itu. "Kenapa pada diam saja. Ayo kita bereskan ruang tamu untuk pernikahan Radit dan Lia," ucap Rey penuh semangat dan sangat antusias sekali. Radit masih melongo tak percaya. Dirinya seperti berada di alam mimpi dan tak sepenuhnya percaya pada kejadian malam ini yang sangat mengejutkan dirinya. "Pah ... Ini serius? Radit akan menikahi Lia malam ini?" tanya Radit begitu polos seperti orang bodoh. "Kemarin kamu yang semangat empat lima ingin menikahi Lia, putri kesayangan saya. Sekarang di wujudkan kamu seperti ogah -ogahan. Mau saya batalkan semuanya dan tidak ada lagi kesempatan kedua untuk kamu!!" ucap Rey lant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN