Mungkin sebaiknya kuanggap kau tak pernah ada. Agar tak lagi berharap seolah aku berharga. Biar kulepas semua tentangmu secara perlahan. Karena tak mudah untuk membuatku bisa kembali percaya. Fiola meletakkan segelas teh manis di hadapan Zayn. Berusaha untuk tidak menatap sepasang mata yang tiada henti menghunusnya tajam. Seolah sekali saja berkedip Zayn akan kehilangan sosok gadis cantik yang baru saja membuatnya nyaris terkena serangan jantung. Zayn tidak menduga Fiola berani bertindak seperti itu. Jangan bilang kenakalannya menular pada gadis ini. "Fiola." "Makan Zayn, setelah itu tolong antarkan aku pulang." Fiola menundukkan wajahnya sambil memulai makan. Ia bersumpah tidak akan melakukan hal bodoh yang tadi lagi. Entah dimana akal sehatnya. Berharap Zayn tidak melakukan hal