"Leona!!!" teriak Rehan dan Ryu bersamaan. Kedua lelaki itu sama khawatirnya dengan keadaan Leona. Cinta mereka sama besarnya untuk Leona. "Tolong kamu gendong Revan dulu, biar aku tidurkan dia di sofa," pinta Rehan pada Ryuji. "Jangan di sofa, baringkan dia di ranjangku saja," kata Ryuji. "Apa tidak apa?" tanya Rehan sungkan. "Tidak apa, kasihan dia kalau tidur di sofa," jawab Ryuji. Rehan akhirnya menggendong Leona ke dalam ruang pribadi Ryuji. Lelaki tampan itu pun memeriksa keadaan sang istri. Rehan bernafas lega karena istrinya baik-baik saja. "Apa dia selalu seperti itu?" tanya Ryuji pada Rehan. Lelaki tampan itu pun mengangguk. "Bahkan kalau dia mencoba mengingat masa lalunya dengan keras, dia pasti masuk rumah sakit. Maka dari itu, aku melarangnya berpikir keras. Biarkan in

