Klik Pintu terbuka, Rehan bernafas lega kala melihat istri dan kedua putranya baru saja datang. Dia pikir, Leona melarikan diri karena masalah kemarin. "Kalian dari mana? Kenapa pergi tidak bilang dulu pada Daddy?" tanyanya. Namun, sang istri tetap diam. Rehan akhirnya bertanya pada sang putra. "Sayang, kamu dari mana?" "Dari supermarket bawah Dad. Beli popok adik, kata Mami popok adik sudah habis," jawab bocah itu tanpa mengalihkan perhatiannya pada es krim yang dia makan. Rehan menepuk dahinya. Gara-gara marah kemarin, dia sampai lupa membelikan perlengkapan untuk si kecil yang sudah habis. Biasanya, seminggu sekali, mereka selalu pergi bersama untuk membeli keperluan si kecil. Lelaki itu mengekori sang istri yang masuk ke dalam kamar. Dia ingin meminta maaf pada istrinya karena ke

