"Ketemu Kau?" gumamnya. "Lalu, bagaimana kita bisa masuk dan menculiknya? Kamu lihat sendiri, penjagaan di depan pintu itu begitu ketat," ujar lelaki berkacamata itu. "Kita lihat saja dulu sampai beberapa hari, jangan sampai kita salah informasi, bisa bisa kita di-dor, sama Tuan," ujar lelaki berambut kriwil itu sambil memeragakan kepalanya ditembak dengan tangannya. Ryu bukan tidak tahu kalau sedari tadi ada yang mengintai kamar sang istri, tapi dia membiarkannya saja. Toh istrinya tidak keluar ruangan, jadi tidak mungkin mereka bisa masuk ke dalam karena 2 penjaganya sudah stand by di luar ruangan. Berhari hari mereka menunggu momen yang pas. Namun, tak kunjung menemukannya, bahkan sekarang, ruangan itu telah kosong. "Sus, pasien yang ada di ruangan ini kemana ya?" tanya lelaki bera

