"Hahaha, jadi serius nih celana dalam ama kolor lu hilang saat dipake, Pras?" tanya Alvin. Walau pertanyaannya diawali ngakak, namun tetap saja diakhiri dengan mimik yang sangat serius. Begitulah Alvin. Dia memang kadang super ngocol, tapi kalau bicara sesuatu yang serius, ekspresi wajahnya akan dengan sangat cepat berubah. Aku membalasnya dengan anggukkan. "Yang ngebikin gau gak habis pikir justru saat dipakainya itu Vin. Kok bisa ya ngambilnya sampai-sampai gua gak ngerasa apa-apa," balasku dengan mimik serius campur bingung. "Mungkin lu bukan molor kali, tapi setengah modar. Masa sih sampai gak ngerasa apa-apa. Emang jam berapa lu tidurnya? Jam sepuluh perasaan lu ngechat gua sedang makan di warung Mbak Sri terus ngechat lagi pas mau tidur, kurang lebih setengah jam kemudian." Alvin