Chapter 41

1492 Kata

Setelah mengetuk-ngetuk pintu cukup lama, sebuah pintu memang terbuka. Tapi, bukan pintu di depannya yang terbuka. Melainkan pintu yang berada di belakangnya. Lebih tepatnya, pintu apartemen Gaga. “Kau mengetuknya sampai kiamat juga pintu itu tidak akan terbuka,” ucap remaja berusia 17 tahun itu. “Apa maksudmu? Apa terjadi sesuatu pada Alea? Katakan padaku!” cecar Ethan khawatir. “Masuklah,” ucap Gaga mempersilakan Ethan untuk masuk ke dalam apartemen-nya. Selama beberapa saat, Ethan hanya berdiri sembari menatap pintu apartemen Aleana. Namun, tak lama setelahnya, ia memutuskan untuk masuk ke dalam apartemen Gaga. Bagaimanapun, ia merasa penasaran dengan maksud ucapan Gaga tadi. “Apa yang terjadi pada Alea?” tanya Ethan begitu Gaga menutup pintu. “Duduklah. Kau tidak perlu panik. Ale

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN