“Akh!” ringis Caroline kesakitan ketika Gilang menjambak rambutnya dengan sangat kasar. Keduanya saling menatap dengan tatapan tajam masing-masing. “Kau sadar apa yang kau lakukan tadi sore?” tanya Gilang dengan rahang yang mengetat. “Memang apa yang kulakukan?” tanya Caroline dengan tatapan menantangnya. “Apa? Coba katakan sekali lagi?” pinta Gilang seraya menjambak rambut Caroline dengan keras yang membuat wanita itu semakin meringis kesakitan. “Lepaskan rambutku brengsekk!” teriak Caroline. “Jangan berani memerintahku, jalangg!” bentak Gilang kemudian mendorong Caroline dengan keras hingga jatuh tersungkur ke lantai. “Kau tahu? Akibat perbuatanmu tadi, kau membuatku gagal membangun relasi dengan Ethan! Kau membuatku kehilangan uang! KAU MEMBUATKU RUGI BESAR! ARGH!” bentak Gilang k

