“Bagaimana? Pria itu sudah ditemukan?” tanya Ethan pada Esme. “Belum, Sir. Polisi masih kewalahan mencari Mr. Ardhana. Saya juga masih belum mendapat kabar dari detektif swasta yang kita sewa,” lapor Esme yang membuat Ethan menghela napas berat. “Apa saja tugas para polisi dan detektif swasta itu? Kenapa satu orang saja sangat sulit ditemukan?” maki Ethan kesal. “Tambah jumlah detektif swasta untuk mencari pria itu,” pinta Ethan. “Baik, Sir,” ucap Esme kemudian langsung pamit dari ruangan Ethan setelah pria itu menyuruhnya. Sepeninggal Esme, Ethan kembali menghela napas panjang sembari mengetuk-ngetukkan jarinya di atas meja. Keninganya pun ikut mengerut dalam. “Sebenarnya, di mana pria itu bersembunyi sampai polisi dan detektif swasta tidak bisa menemukannya?” gumam Ethan penasaran.

