“Anda mau pulang, Sir?” tanya Esme ketika melihat Ethan keluar dari ruangannya dalam kondisi rapi seraya menenteng tas kerjanya. “Ya. Tunda semua jadwalku hari ini. Kalau ada laporan, simpan saja di atas mejaku seperti biasa,” pinta Ethan. “Baik, Sir,” ucap Esme patuh. “Ah, Sir,” panggilnya yang membuat langkah Ethan tertahan. “Ada apa?” tanya Ethan. “Tadi pagi, istri Anda menelepon,” lapor Esme sedikit ragu. “Alea menelepon?” tanya Ethan yang langsung diangguki oleh Esme. “Kenapa dia tidak meneleponku, tapi malah meneleponmu?” tanyanya. “Saya juga kurang tahu, Sir,” jawab Esme. “Kenapa kau baru memberitahuku sekarang?” tanya Ethan. “Itu ... istri Anda berpesan agar saya tidak memberitahu Anda,” jawab Esme. “Tapi, kau malah memberitahuku,” ucap Ethan yang seketika membuat tubuh Es

