Chapter 43

1371 Kata

“Alea,” sapa Ethan. Namun, sampai beberapa saat kemudian pun Aleana tak kunjung membalas sapaannya. Wanita itu tetap bungkam dan tampak enggan membuka suara. “Apa kita bisa bicara sebentar?” tanya Ethan ragu. “Ya,” jawab Aleana setelah membisu selama beberapa saat. Setelahnya, Ethan mengajak Aleana untuk bicara di dalam mobilnya. Namun, setelah keduanya berada di dalam mobil, mereka berdua justru kembali membisu. Keduanya diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing. Sampai akhirnya Ethan memutuskan untuk membuka suara. “Alea,” ucap Ethan lembut. “Mengenai aku yang mengungkapkan perasaanku padamu beberapa hari yang lalu, kau tidak perlu terlalu memikirkannya. Kau juga tidak perlu menjawabku dengan cepat. Aku akan menunggumu sampai kapan pun. Dan aku juga tidak ingin kalau perasaanku aka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN