“Tidak. Aku tidak mau pergi,” tolak Ethan dengan tegas. “Kenapa?” tanya Aleana. “Untuk apa? Tidak ada gunanya pergi ke pesta itu. Hanya buang-buang waktu dan tenaga. Lebih baik aku di rumah bersamamu dan Grey,” jawab Ethan. “Tapi, itu ‘kan pesta perayaan keberhasilan proyekmu. Kau yang memimpin semuanya hingga selesai. Bagaimana bisa kau tidak pergi?” bujuk Aleana. “Sudah ada Esme yang mewakiliku, untuk apa lagi aku pergi ke sana?” tanya Ethan acuh. “Esme hanya sekretarismu, rasanya akan berbeda jika kau sendiri yang datang langsung. Mereka pasti senang kalau kau datang lalu menikmati pesta bersama mereka,” ujar Aleana. “Alea-” “Aku hanya tidak ingin orang-orang mencap buruk dirimu jika tidak hadir. Cukup beberapa tahun terakhir aku menjadi tameng bagimu untuk tidak hadir di berbaga

