40 tangis bahagia

1504 Kata

Dita yang mendengar suara yang tidak asing di telinganya, langsung menoleh ke sumber suara, yang ternyata suara tersebut berasal dari pintu kamar mama Sera. Dita langsung menoleh dan terkejut mendapati seseorang tengah menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk diartikan. Degh "Kenapa harus kesini?" Tanya Dita lirih saat mendapati sosok pria yang selalu membuat dirinya menderita, siapa lagi kalau bukan Devan. Yah, saat ini Devan tengah berdiri di ambang pintu kamar mama Sera, dengan pandangan yang terlihat sedih. "Apa ada larangan untuk aku menjumpai Mama Sera? "Tanya Devan lalu mulai membawa langkahnya masuk ke dalam kamar mama Sera "Nak, Devan! Apa Tante masih tidak salah dalam menebak, Kamu benar Nak Devan sahabatnya Dirga kan, anak tante? "Tanya Mama Sera yang langsung mendapat ang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN