23. Menampik Tuduhan

1120 Kata

Rani melihat ke Emma. “Jangan-jangan ini—“ “Jangan-jangan apa?” tanya Emma karena sahabatnya itu tidak melanjutkan ucapannya. Rani menoleh ke Doni. “Mas, ini bisa dibilang kayak money loundry gak sih?” tanya Rani. “Money loundry? Kok sampe ke sana sih?” tanya Doni tidak paham dengan kecurigaan Rani. “Ya kan bisa aja, Mas. Dia kan sponsor pameran. Trus dia belanjain Emma dengan harga mahal, tapi dia jual ke Emma dengan harga yang sangat murah. Kan bisa aja itu jadi alibi.” “Yang ada dia malah rugi. Kalo money loundry itu dia jual barang biasa dengan harga tinggi. Sedangkan ini sebaliknya!” bantah Emma tidak terima dengan tuduhan sahabatnya. “Tapi kan mirip.” Rani masih bersikeras. “Ya gak sama lah. Bener itu kata Emma. Lagian mana mungkin si Gun kerja beginian. Dah banyak duitnya kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN