Pergi ke Pasar

2269 Kata

Gibran tersenyum saat melihat istrinya tertidur di atas sofa ruang keluarga. Dirinya tadi asik memberikan masukan dan juga sedikit mendengarkan penyelesaian yang di sebutkan oleh kakek dan neneknya. Gibran benar-benar tak menyangka jika istrinya akan tertidur dan membiarkan dirinya sibuk dengan pekerjaannya sendiri. "Gibran pamit pindahin Starla dulu ya." Kata Gibran pelan yang langsung saja membuat semua orang menoleh ke arah Starla yang tertidur dengan lelap. Mereka semua juga baru menyadarinya karena sedari tadi asik dengan dunianya sendiri, melupakan Starla yang tak tahu tentang dunia mereka dan memilih untuk menonton televisi. Gibran mengangkat istrinya dengan hati-hati dan berjalan ke arah tangga, Tasya terus menatap ke arah putranya dan menantunya dengan cermat. Keduanya saling m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN