Semalaman Gibran nggak bisa tidur karena tak bisa menghubungi istrinya, tak tahu apa yang saat ini di lakukan oleh istrinya, yang pasti Gibran ingin segera pulang untuk bertemu istrinya. Selain rindu, Gibran juga ingin meminta maaf karena meninggalkan istrinya sendirian di rumah keluarganya yang memang dari awal tak menyukai Starla. Pagi-pagi sekali Gibran sudah rapi dengan pakaian kerjanya, padahal Kenzo masih terlelap di ranjangnya. Gibran keluar kamar tanpa membangunkan Kenzo, langkah Gibran terus ke arah pintu, tak tahu kenapa Gibran tak ingin pamit pada siapapun hari ini. Ia takut kalau dirinya bertemu salah satunya, Gibran tak akan mampu menahan amarah yang dari semalam ia simpan. Gibran menghidupkan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya begitu saja, mangabaikan panggilan mamanya

