Setelah selesai makan malam, semua orang pun berkumpul di ruang kerja Kai seperti yang diperintahkan oleh Kai dan juga Krystal. Berbeda dengan Gibran yang mengunci kamarnya dan tak ingin mendengarkan apapun perihal harta warisan yang akan di berikan. Bukannya Gibran tak mau, tapi saat ini dirinya sudah mendapatkan cukup banyak, Gibran pun juga tak ingin istrinya terlalu sibuk karena warisan dari nenek dan juga kakeknya itu. "Mas kakek nelpon terus loh, setidaknya kita kan bisa menolaknya nanti." Kata Starla pelan. Gibran masih terdiam dan tak bergeming. Istrinya tak tahu bagaimana nenek dan juga yang lainnya. Apa yang sudah diputuskan tak akan bisa di ganggu gugat lagi, apalagi dilemparkan. "Mama bilang nenek pingsan." Kata Starla dengan khawatir. Gibran yang mendengarnya pun langsung

