Starla membuka matanya dan menatap ke arah suaminya yang menatapnya dengan tatapan hangatnya. "Belum berangkat?" Tanya Starla pelan seraya beranjak bangun dari tidurnya. Gibran menarik tubuh Starla ke dalam pelukannya, bibirnya terus menerus mencium kening istrinya berkali-kali, karena merasa bersalah dengan apa yang sudah terjadi semalam. Sebagai seorang suami, Gibran benar-benar merasa gagal untuk menjaga istrinya dari masalah seperti semalam itu. "Aku minta maaf ya, karena nggak bisa melindungi kamu dengan baik." Kata Gibran yang langsung saja membuat Starla melingkarkan tangannya ke perut suaminya dan tersenyum tipis. "Jangan minta maaf karena kesalahan orang lain." Balas Starla seraya mencari tempat nyaman untuk kepalanya bersandar di d**a bidang suaminya itu. "Aku salah karena n

