Kenzo berlari memasuki bar dengan sedikit cepat, yang benar saja, dirinya tadi baru saja memulai untuk mengerjakan pekerjaan pertama yang akan ia kendalikan sendiri. Tapi siapa yang menyangka jika Starla menghubunginya dengan marah-marah tak jelas lewat telpon. Setelah berhasil masuk dan menemukan keberadaan Starla dan Gibran, Kenzo pun hanya mampu menghela napasnya berat. Tak mungkin juga dirinya memarahi Starla yang matanya saja masih terlihat berair. "Ini kenapa kamu bawa di ke sini?" Tanya Kenzo dengan sedikit meninggikan suaranya karena musik yang terdengar semakin keras. "Gue butuh hiburan, ya kali punya suami mau ngajak Lo." Jawab Starla tak terima saat mendengar teriakkan dari Kenzo. "Gue kan udah bilang, dia nggak pernah ke bar, bisa-bisanya Lo cekokin minuman." Tuduh Kenzo se

