"Mami nggak kerja?" Haras meletakkan tasnya di sofa kemudian ia duduk di meja makan. Ayura datang dengan segelas s**u kemudian ikut duduk. Tampilan Ayura terlihat sangat santai. Ia mengenakkan baju tidur dengan rambut dicepol. "Nggak.." "Kenapa?" Ayura menarik napas dalam. "Udah berhenti." "Kok gitu?" Tidak biasanya Haras banyak bertanya seperti ini. Ayura memandang penuh tanya anaknya itu. "Kenapa?" tanya Haras sambil terus menyuap makanan ke dalam mulutnya. Pandangan Ayura sama sekali tidak menghentikan kegiatannya. "Tumben kamu jadi cerewet. Biasanya juga ditanya satu jawabnya setengah." Haras mengendikkan bahunya. Ayura mencibir lalu ikut makan. "Mulai sekarang dan seterusnya, Mami nggak akan kerja lagi sama Papi kamu. Kemungkinan besar juga nggak akan pernah ketemu lagi."

