"Boleh aku minta satu permintaan?" ... "Beri aku waktu untuk bersama dengan Haras. Satu bulan ini. Berikan aku waktu selama satu bulan ini. Biarkan aku menemuinya. Setidaknya biarkan aku melakukan peran sebagai ayahnya untuk sebentar saja. Setelah satu bulan ini," Jo menarik napas. "Aku akan kabulkan permintaan Haras. Aku akan menjauhi kalian." Ayura termenung di dekat jendela. Menatap lurus pepohonan yang tampak dari jendela. Permintaan Jonattan tadi terus terngiang di kepalanya. "Apa aku harus kabulkan permintaan Jo?" "Ay." Seseorang menepuk bahu Ayura. Perempuan itu terkesiap kaget. "Ya ampun Ay. Gue manggil-manggil dari tadi nggak denger. Lo lagi ngelamunin apaan sih?" Ayura mengerjap beberapa kali. "Hah, oh, nggak kok. Lo sama siapa, Ra? Sendiri?" Tiara menghela n

