Trauma Itu Mengikat

1038 Kata

Farhan merasa sesuatu menyambar jantungnya. Mengapa Ghina merasa begitu bersyukur, dan mengatakan bisa hidup normal saat ia putuskan untuk berpisah dari wanita itu? Mengapa ia senang sekali? "Apa? aku tidak dengar apa yang kamu katakan tadi," pria itu berjalan mendekati sosok yang jelas bukan miliknya lagi tersebut. "Coba kamu ulangi, kalimatmu barusan!" Ghina menyanggupi itu, meski menggenggam erat-erat tangannya sebab begitu takut. "Kini aku merasa sangat beruntung, dan jadi orang paling bahagia di bumi!" telak, tidak sekali dua kali, berulang kali Ghina menyerang mantan suaminya dengan belati yang sama. "Aku yakin kau tidak akan pernah menyangka hal ini akan terjadi, bukan? Sebab keinginanmu melihatku menderita, nyatanya justru ditolak oleh Tuhan," hardik Ghina, mendecih kesal. J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN