Terancam Gagal

1401 Kata

“Siapa, Sayang?” tanya Nathan sedikit berbisik saat melihat mimik wajah kekasihnya kembali berubah murung. “Cleo. Bentar ya,” ucap Alea yang kemudian segera keluar lebih dulu dari koperasi. Alea tidak mau menerima panggilan telepon dari adik tiri tidak jelasnya itu yang sepertinya masih bersekolah di sana. “Halo,” ucap Alea sedikit ketus. “Lea, beliin aku jajan dong. Mama kasih aku uang saku sedikit,” pinta Cleo tidak tahu malu. Alea mengedarkan pandangannya. Cleo pasti tahu di mana keberadaannya sekarang, karena tiba-tiba meminta jajan darinya. “Beli aja sendiri. Kita udah gak ada hubungan apa-apa!” tegas Alea. “Tapi mamaku tetep ibu tiri kamu. Mereka menikah sah!” Alea semakin kesal. “Mau apa?” tanya Alea ketus. “Beliin kripik ama roti. Sekalian minuman soda ya.” Alea mendengus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN