"Pergi!" ujar Shahira. "Jangan perlihatkan wajahmu lagi di depanku." Neni menitikkan air mata, menatap Shahira untuk memohon pengertian. Lalu mendapati wajah datar Lutfi. "Jangan sampai saya memanggil keamanan," kata Lutfi. Steve mengamati semua interaksi ini. Matanya menyipit ketika memerhatikan Lutfi. Dia tahu Neni memang sering lalai dalam tugasnya, tapi suara Neni tadi penuh keyakinan. Baby sitter itu mengatakan yang sebenarnya. "Stitchy, Naura sudah dijaga Kak Shahira. Kita pulang aja, ya?" tanya Lila. Matanya masih menyisakan buliran bening. Steve mengangguk. “Kamu duluan ke luar, aku akan bicara sebentar dengan Kak Shahira.” Lila mengangguk, lalu berjalan menuju ke luar rumah sakit. Lutfi melirik Lila, lalu menatap Steve yang mendekat. “Aku akan belikan minuman dulu untukmu

