Epilog (4)

1506 Kata

"Bisakah kamu melakukannya?" "Apakah harus sekejam itu?" Lila menyentuh pundak Lutfi. "Pikirkan apa yang telah mereka lakukan kepada adikmu." Mata Lutfi seketika dipenuhi dendam.   ***   Setahun lebih kemudian, setelah terjadi pembunuhan mutilasi di kota F dan E...   "Aku merindukanmu," kata Lutfi, yang semakin tampak dewasa setelah setahun lebih tidak dilihat Lila. Lila menampar Lutfi. "Bukankah sudah kubilang untuk membunuh keluarga mereka?" Lutfi menunduk, tangannya─yang terentang hendak memeluk Lila─diturunkan. Niatnya untuk menunjukkan video hasil pembunuhannya kepada Lila pupus. Niatnya untuk memberikan dua pasang mata bekas musuhnya pun surut. Dengan suara lemah, Lutfi berkata, "Aku nggak bisa membunuh anak mereka yang masih sangat kecil." "Bodoh! Saat dewasa, dia akan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN