Drrrrt.. drttt Ponsel di meja kerja Rey bergetar dengan keras membuat mau tidak mau ia harus mengambilnya dan melihat siapa yang menghubungi dirinya. Wajahnya seketika pucat ketika melihat kalau maminya yang menghubungi dirinya, pasti ini ada hubungannya dengan Anjani, istrinya. Mudah mudahan istrinya tidak kenapa-kenapa karena ia punya bad feeling tentang istrinya itu. "Halo mi, ada apa?" tanya Rey dengan nada datar seperti biasanya. " Rey kamu cepat pulang!' "Ada apa sebenarnya, mi?" tanya Rey yang langsung mendapat pandangan ingin tahu para sahabatnya dan Papinya. " Anjani pingsan! Untung..." perkataan maminya langsung terpotong oleh teriakan kaget dari Rey, yang sebetulnya sudah memiliki firasat buruk. "Apa??" teriak Rey dengan suara yang cukup keras sehingga membuat para saha

