Ketika Anda mengunjungi situs web kami, jika Anda memberikan persetujuan, kami akan menggunakan cookie untuk mengumpulkan data statistik gabungan guna meningkatkan layanan kami dan mengingat pilihan Anda untuk kunjungan berikutnya. Kebijakan Cookie & Kebijakan Privasi
Pembaca yang Terhormat, kami membutuhkan cookie supaya situs web kami tetap berjalan dengan lancar dan menawarkan konten yang dipersonalisasi untuk memenuhi kebutuhan Anda dengan lebih baik, sehingga kami dapat memastikan pengalaman membaca yang terbaik. Anda dapat mengubah izin Anda terhadap pengaturan cookie di bawah ini kapan saja.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Yudistira benar-benar mengantar Zafira hingga ke Bali. Dan sampai di apartemen yang Zafira tempati selama Zafira menetap di Bali. Selama perjalanan mereka dari Surabaya ke Bali, baik Yudistira ataupun Zafira tidak ada yang membicarakan perihal pesta Arya dan Nadia saat ini. Yudistira tau jika hati Zafira tengah terluka , maka dari itu dia juga tidak ingin membahas apapun yang menyangkut Arya atau pernikahan itu. Sementara Zafira juga hanya diam, bahkan saat di pesawat, Zafira sempat terlelap di bahu Yudistira saking lelahnya. Yudistira tau belakangan ini Zafira pasti kurang tidur karena memikirkan KANDAS-nya perasaannya saat ini, maka membiarkan Zafira tetap tenang seperti ini akan cukup membuat hati yudistira juga tenang. Meskipun mata Zafira tertutup rapat, tapi ada air yang mengembun