Ia awalnya berniat untuk langsung pulang, tapi Maxime ingat kalau tadi pagi Elea sempat mengidam es krim vanilla dengan taburan kacang. Maxime tidak sengaja mendengar wanita itu bermonolog ketika sedang duduk sendirian di ruang tamu. Dia memutar langkahnya untuk menyambangi kedai es krim yang letaknya tidak jauh juga dari sini. "Vanilla dengan kacang," Ucapnya pada si penjual. Maxime memasukkan kedua telapak tangannya ke dalam mantel agar dinginnya udara tidak membuat ia menggigil. Setelah si penjual menyerahkan es krim pesanannya, Maxime pun segera membayar dan melangkah pulang. Dia menatap ke arah balkon apartemennya dan tidak mendapati apapun. Elea mungkin sedang beristirahat di kamar. Kakinya melangkah tidak sabaran menuju gedung apartemennya. Dia ingin memperbaiki kesalahannya

